Rabu, 01 Mei 2013

Tetes Tetes Hujan

hujan ini rasanya tak mau berhenti, tapi aku benar benar merasakan kesejukan dari nya, dari kedatangannya. sungguh aku merasakan kesejukan dalam jiwa dan
pikiranku, aku bisa merasakannya..embunnya menetes di balik jendela kaca, lewat tanganku aku bisa merasakan rasa sejuk yang mulai mengalir dari tangan menuju sendi tulangku, seakan darah ini ikut dingin di balik kulit tanganku. aku tarik nafas, dan ku hirup nikmat yang ku rasa..aku sangat menikmati semua ini , apa yang ku lihat, dan ku rasa adalah karunia sang pencipta.
siang hari yang begitu terik, seperti matahari yang seakan mulai mendekat saja..membuat segalanya tampak gersang, berdebu, kotor, dan pengap..aku merasakan diriku tampak kusut, mataku terlalu sayu terbawa panas yang membuatku ingin tidur, hmm..rambutku seakan kering..aku benar benar merasa buruk, tampak seperti orang yang tak pernah mandi? ahh,, sudahlah..siang sudah berlalu..terik panas sudah tak ada arti nya lagi, kini tinggal kunikmati pemandangan hujan ini dan kurasakan ke sejukannya,.. aku tinggal duduk santai, sehabis mandi aku tinggal berbaring di atas ranjang depan rumahku, .. teman-temanku masih asyik bermain bola di tengah guyuran hujan. mereka juga menikmatinya, tanpa khawatir terkena rasa sakit..aku pulang lebih dulu, dan pulang menuju rumahku.


satu jam lalu, ku lihat awan hitam mulai menggantung di langit daerah tempat tinggalku, rasa gerah semakin memuncak tapi apalah rasa ingin ku untuk bermain bola tak kan terhalang, teman temanku lebih dulu datang ke lapangan dan aku menyusul kemudian. tak berapa lama, gemercik air satu per satu mulai jatuh ke tanah, sedikit demi sedikit mulai membasahi rumput yang ku injak. pertandingan baru akn di mulai, namun hujan datang lebih cepat dari yang ku duga.. perlahan bintik bintik air jatuh di hadapanku, kami pun basah oleh hujan yang begitu deras.
rainbow img
hujan semakin besar, aku mulai ke dinginan. tapi aku tetap bergerak maju untuk merebut bola dari temanku, tanah lapang mulai tergenang, se akan sulit berlari, jika dipaksakan aku terjatuh.
..kami tertawa, bercanda, se akan hujan lebih jauh di nikmati dari pertandingan ini. aku pun terjatuh, terbaring di atas air yang kotor, aku tak peduli. dalam ke adan terengah-engah aku menarik nafas panjang, aku melihat langit yang maha luas menjatuh kan butiran air ke dalam wajahku. ya allah, ampunilah aku...aku tahu dosa ku begitu banyak, meskipun aku tahu itu setipis debu tapi perlahan akan menggumpal dan aku ,,,seperti hamba yang sia-sia.
lihat lah hujan ini, aku bisa merasakan rahmatnya yang begitu besar dan tak terhitung jumlahnya, diturunkan ke bumi. aku bisa merasakan setiap butirnya ada sifat ar-rahman yang allah swt tujukan kepada manusia ciptaanya, dan mahkluk lainnya. tak peduli manusia itu berdosa atau tidak, berpaling atau tidak bersyukur dari tuhannya. tetaplah, kasih rahman dan rahim allah swt amatlah besar, maha pemurah engkau ya rabb...

tak peduli dosa sebesar apapun yang kita bawa, sebesar pulau apapun dosa mu.., jikalah engkau mau datang pada nya dan mohon ampun..allah akan menenggelamkan seberapa besar apapun pulau itu, allah swt yang pengasih akan menenggelamkannya ke dalam lautan maghfirah allah swt.

"Sesungguh nya lautan ampunan allah amatlah luas"..aku masih mengingat kata-kata itu..aku mengerti..hujan ini membasahi sebagai rahmat. aku merasa bersih kembali di tengah hujan, setelah sehari penuh aku merasakan badanku kotor oleh debu, seperti tidak ada kotoran sama sekali yang menempel pada badanku. juga, teman-temanku yang lain wajah wajah yang terlihat lelah berubah menjadi wajah yang segar penuh bahagia..mereka terlihat bersih..dingin tapi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar