Senin, 06 Mei 2013

Sore Hari


Terima Kasih atas Kunjungan Nya
 

semuanya akan pergi begitulah kata hati dan segalanya memang kan terjadi apa yang bisa aku miliki hanya impian tak pastipena.jpg kadang aku melakukan ini berulang kali sengaja atau tanpa ku sadari tak ingin berlarut lagi rasa resah yang slalu datang menghampiri aku tak ingin merasa seperti ini seperti jiwa yang kehilangan arti karena esok hari jiwa yang ku cinta kan pergi meski belum terjadi sekarang sampai aku menulis ini, semua itu tlah terjadi, dan tak pernah kembali. sore hari, di atas rumput yang menari.. aku coba tegarkan diri aku tegang menatap senja yang mulai pergi mentari mulai tinggalkan hari karena ku tahu, hari ini tak akan ada lagi berganti esok yang belum pasti tapi.. perpisahan tak dapat aku ingkari apa yang ku takuti? waktu semakin berlari dan aku hanya bisa pasrahkan diri menatap cinta yang kan beranjak diri cinta sejati yang masih misteri ingin ku ungkap lewat puisi sayang, kata kata terlalu melemahkan hati dan tindakan terlalu memalukan diri, tuk tunjukan rasa yang ku miliki, pada mu jiwa yang menjaga diri.. terserah kau menilai ini, apakah aku berlelbihan dalam mengungkap isi hati, atau kau anggap aku penyair tak berharga diri. ah sudahlah ini bukan hiper dekripsi, atau puisi keangkuhan diri karena ini isi hati yang murni rangkaian kata miskin makna dan arti, tapi aku mengerti dan dapat kau pahami.. kenapa aku harus korbankan diri untuk bergelisah di sore hari.. pada mu jiwa yang menjaga hati. lihat ketakutan ini, akan perpisahan yang menanti.. seakan akut takut matahari enggan benamkan diri, dan aku tak ingin terperjam bermimpi-mimpi, melihat cinta sejati yang tak pernah menghampiri, pada jiwa yang tak abadi. selamat jalan untuk kau ,,yang tlah lama pergi.


Terima Kasih atas Kunjungan Nya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar