biarlah mereka tak paham dengan apa yang allah swt tentukan,
kasih sayang dalam bentuk hukuman. kadang mereka berpikir hukum rajam adalah hukum yang begitu kejam, tak berperasaan, dan tak manusiawi. atas dasar sangkaan itulah mereka membela
" kasih ia taubat, namanya juga manusia pasti ada salah".
mereka hanya melakukan perkiraan , padahal allah swt tahu betul keadaan yang mendapat sanksi. rajam adalah bentuk kasih sayangg allah swt, cukuplah dengan rajam , allah swt yang pemurah mengampuni dosa-dosanya di dunia, cukuplah kerikil-kerikil yang dilemparkan kewajahnya sebagai persaksian dari taubatnya, allah swt memang pengampun,, karena begitu besar ampunannya .
.allah swt tak menginginkan si pezina di bakar di nerakanya. cukuplah dosa-dosanya di tebus didunia. sebagai sanksi , agar orang tahu betapa kerasnya hukuman allah swt jika di tunda untuk di adili di akhirat. hingga orang-orang yang menyaksikan peristiwa itu mendapat kesadaran dan rasa takut atas hukuman allah swt, bahkan jikalah semua tahu , dosa sekecil apapun harus di tebus dengan satu duri yang menyakiti kulit kaki.
urusan akhirat adalah urusan yang berat, setiap perkara akan di adili seadil-adilnya, sekecil-kecilnya kebaikan dan sekecilnya keburukan tentu akan di hitung sebagai bagian dari timbangan amal. beruntunglah ketika hukum islam itu di tegakan, ketika iman sudah merasuki dada, maka hukuman pun tak terasa. karena kematian dirinya hanyalah tuk mendapat ampunan allah swt, allah swt membebaskan dari semua perkara, ia datang karena melalui jalan islam yang di tegakan , islam telah memberinya keselamatan. janganlah kamu merasa takut dengan di tegakannya hukum-hukum islam, tangan yang di potong karena mencuri, di cambuk karena berzina, di rajam karena berselingkuh, itu semua sudah sepatutnya hak allah swt. padahal islam datang sebagai keselamatan, karena islam adalah selamat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar